Harga Rokok Meroket Apakah benar ini peraturan ini berlaku di Indonesia

Blogeimie.com - Harga Rokok Meroket Apakah benar ini peraturan ini berlaku di Indonesia - Rancangan Undang -Undang atau RUU Pertembakauan yang sedang dibahas di DPR saat ini dinilai beberapa pihak akan mengancam industri rokok. Rencana pembatasan impor, pengenaan cukai tiga kali lipat untuk rokok yang menggunakan tembakau impor dan juga penetapan 60 persen bea masuk tembakau impor dinilai akan mematikan industri.
http://www.blogeimie.com/2016/09/harga-rokok-meroket-apakah-benar-ini-berlaku-di-indonesia.html
Google Image: Harga Rokok Meroket Apakah benar ini peraturan ini berlaku di Indonesia
Gappri (Ketua Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia), Ismanu Soemiran mengatakan bahwa petani dalam negeri baru dapat memenuhi kurang dari 50 persen dari total keperluan industri rokok. Rencana DPR melalui RUU Pertembakauan yang membatasi impor tembakau maksimal 20 persen dari total keperluan dan pengenaan bea tinggi tembakau impor tentunya akan sangat menyulitkan industri.

Harga Rokok Meroket Apakah benar ini peraturan ini berlaku di Indonesia - Rancangan Undang


Soemiran dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa jika wacana pengenaan cukai yang naik secara drastis yakni tiga kali lipat untuk rokok yang menggunakan tembakau impor benar-benar diterapkan, maka salah satu dampaknya yaitu kenaikan harga rokok yang sangat luar biasa di Indonesia. Menurut Soemiran, kondisi ini pastinya akan berimbas pada penurunan daya beli masyarakat akan produk hasil tembakau. Alhasil produksi dari dalam negeri akan mengalami penurunan karena adanya penurunan daya beli dan akibat dari kurangnya pasokan tembakau.
http://www.blogeimie.com/2016/09/harga-rokok-meroket-apakah-benar-ini-berlaku-di-indonesia.html
Google Image: Harga Rokok Meroket Apakah benar ini peraturan ini berlaku di Indonesia
Senada dengan Gappri, Gaprindo (Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia), Muhaimin Moeftie, meminta bahwa pemerintah untuk memperhatikan beberapa poin dalam pembahasan RUU Pertembakauan. Produksi rokok saat ini telah lebih dari 300 miliar batang, yang artinya  lebih dari 300 ribu ton tembakau per tahun nya yang dibutuhkan. Sedangkan produksi tembakau di dalam negeri masih kurang dari 200 ribu ton untuk per tahun nya.

Jika pemerintah benar-benar ingin membatasi penggunaan tembakau impor, maka akan dibutuhkan masa transisi yang lama, dan upaya yang konkret untuk meningkatkan produktivitas tembakau nasional.

Kembali ke harga rokok meroket, murahnya harga rokok dinilai menjadi penyebab tingginya jumlah perokok di Indonesia. Harga rokok yang di bawah Rp 20.000, anak-anak usia sekolah dan orang yang kurang mampu tidak akan merasa keberatan mengeluarkan uang untuk membeli rokok.
http://www.blogeimie.com/2016/09/harga-rokok-meroket-apakah-benar-ini-berlaku-di-indonesia.html
Google Image: Harga Rokok Meroket Apakah benar ini peraturan ini berlaku di Indonesia
Oleh sebab itu, menurut Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Hasbullah mengatakan bahwa harga rokok seharusnya dinaikkan setidaknya dua kali lipat. Dengan harga rokok yang melambung tinggi, bisa menurunkan prevalensi perokok khususnya pada masyarakat yang tidak mampu. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Hasbullah bersama rekannya, sejumlah perokok pun akan berhenti merokok apabila harganya dinaikkan dua kali lipat. Survei yang dilakukan terhadap 1.000 orang melalui telepon dalam waktu Desember 2015 hingga Januari 2016. 
Baca Juga: Fakta Berbahaya Asap Untuk Kesehatan dari Aktivitas Pembakaran

Sebanyak 72 persen mengatakan bahwa mereka akan berhenti merokok jika harga rokok di atas Rp 50.000. Hasil studi juga menunjukkan bahwa 76 persen perokok setuju apabila harga rokok serta  cukai dinaikkan. Hasbullah juga mengatakan, strategi menaikkan cukai dan harga rokok pun sudah terbukti efektif dalam menurunkan jumlah perokok di beberapa negara. Selain itu, harga rokok di Indonesia memanglah paling murah jika dibandingkan dengan negara lain. Misalnya, Di Singapura harga sebungkus rokok dapat mencapai Rp 120.000. Di Indonesia, hanya dengan Rp 12.000 sudah bisa mendapatkan satu bungkus rokok.
 
Jumlah perokok yang tinggi di Indonesia dapat meningkatkan beban ekonomi karena banyaknya masyarakat yang sakit-sakitan. Sedangkan peningkatan harga cukai dan rokok pun dapat meningkatkan pendapatan negara. Pendapatan itu dapat digunakan untuk kesehatan. Lalu, kesimpulanya harga rokok meroket apakah benar ini peraturan ini berlaku di indonesia?

0 Response to " Harga Rokok Meroket Apakah benar ini peraturan ini berlaku di Indonesia "

Post a Comment

Yang Ngasih Komen Semoga Tambah Cakep !!