Cara Merawat Rambut Rusak Akibat Smoothing

Kebanyakan orang Asia memiliki bentuk wajah yang kecil, hal ini sangat cocok untuk menggunakan model rambut yang lurus. Bagi kamu yang memiliki rambut lurus secara bawaan, proses pelurusan rambut dengan metode smoothing akan bertahan lebih lama dan tidak harus mengulangi smoothingnya secara terus menerus.
Akan tetapi lain halnya dengan seorang yang awalnya memiliki rambut dasar bergelombang atau keriting, proses smoothing harus dilakukan secara terus menerus karena rambut yang baru tumbuh akan member dampak yang aneh dan tidak selaras dengan rambut yang sebelumnya telah dismoothing terlebih dahulu. Dalam proses smoothing dapat dilakukan dengan dua cara. Proses smoothing keseluruhan dan proses smoothing sebagian.


Proses smoothing secara menyeluruh dilakukan dari akar hingga ujung, biasanya dipilih oleh mereka yang baru pertama kali melakukan pelurusan atau mereka yang rambutnya telah lebih dari setahun harus diluruskan kembali. Sedangkan untuk proses smoothing secara sebagian dilakukan oleh wanita yang merasa rambut-rambut yang baru tumbuhnya mulai tampak tidak rapi sehingga smoothing dilakukan untuk dibagian akarnya saja.
Proses smoothing biasanya dilakukan kurang lebih selama enam bulan sekali. Produk obat dalam proses smoothing memang ditujukan untuk sampai ke akar rambut. Akan tetapi tidak semua obat smoothing memiliki hasil yang sama terhadap setiap wanita yang melakukan proses pelurusan dengan teknik smoothing ini.
Banyak yang mengalami kerusakan rambut, karena obat yang digunakan hingga ke akar ternyata membuat akar rambut menjadi panas dan akhirnya rapuh. Kasus yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat adalah rambut menjadi rusak, kusam, dan kering akibat smoothing.
Nah, cara merawat rambut yang rusak akibat smoothing perlu dilakukan sejak awal rambut dikenalkan pada smoothing. Proses pelurusan rambut sebenarnya merupakan proses yang bersifat addictive atau ketagihan. Rambut yang telah mengenal smoothing akan kembali membutuhkan proses pelurusan yang satu ini, karena bila tidak penampilan rambut akan menjadi berantakan.
Banyak kaum hawa yang telat merawat rambut yang dismoothing. Mereka baru menyadarinya justru setelah kerusakan terasa dan dialami sendiri. Rambut yang dismoothing secara logika sebenarnya hampir sama dengan proses setrika. Bila terlalu lama menggunakan hair dryer saja sudah dapat membuat rambut rusak, apalagi bila rambut dikenalkan langsung dengan papan panas.
Kandungan air dan minyak yang terdapat dalam batang rambut akan terbakar oleh panas yang tinggi dan menyebabkan rambut menjadi tampak lepek. Meskipun telah terlambat memperbaiki rambut yang rusak, cara merawat rambut rusak akibat smoothing tetap harus dijalankan. Apa saja yang harus dilakukan?
Mulailah dengan melakukan perawatan berupa creambath atau hair spa sebanyak dua kali seminggu. Creambath dan hair spa dapat menjadi pilihan terbaik untuk meningkatkan kembali vitalitas akar rambut.
Selain daripada itu, dalam cara merawat rambut yang rusak karena proses smoothing, dibutuhkan perawatan sehari-hari yang sederhana yaitu dengan menggunakan kondisioner, hair tonic, dan vitamin rambut setiap kali mencuci rambut dirumah.
Jangan pernah melupakan perawatan ini terutama saat rambut akibat smoothing berada dalam kondisi rusak yang parah, seperti ujung rambut pecah, warna rambut kusam, dan rontok, bahkan hingga ketombe. Oleh karena itu, terus perhatikan kondisi rambut.
Apabila perawatan rambut telah dilakukan semaksimal mungkin tapi kerusakan rambut tidak tampak berubah, maka sebaiknya anda memilih jalan memotong rambut tersebut menjadi lebih pendek. Karena kerusakan ujung rambut setelah smoothing biasanya memakan rambut cukup panjang. Minimal potonglah ujung rambut sepanjang 10 cm dari ujung rambut yang dilanda kerusakan. (Baca juga: Manfaat lidahbuaya untuk rambut)