Kebiasaan Yang Seharusnya Kamu Jauhi Ketika Belajar

Info yang mungkin lumayan menarik untuk kamu yang masih duduk di bangku sekolah. Mungkin kamu juga sering melakukan kebiasaan-kebiasaan yang salah dalam belajar ini. Sebagian besar dari pelajar di Indonesia memang memiliki kebiasaan yang buruk dalam belajar. Materi bukannya menempel di kepala, tetapi malah justru lewat begitu saja. Simak penjelasan berikut mengenai kebiasaan menulis yang harus kamu hindari:

1. Begadang akan menurunkan daya tubuhmu sehingga cepat lelah
Pasti kamu sering melakukannya, terlebih lagi saat ada ujian keesokan harinya. Cara belajar seperti ini sangatlah tidak efektif. Hal ini dikarenakan tubuhmu yang akan kelelahan dan tidak dapat menyerap banyak materi yang kamu sedang pelajari. Malam mungkin ingat, tetapi keesokan harinya kamu pasti akan lupa. (Juga: Tips lulus ujian nasional)


2. Menggaris bawahi kalimat hanya akan membuatmu bingung
Menggaris bawahi kalimat yang sekiranya penting pada sebuah catatan atau buku mungkin memang dapat membuatmu mengetahui materi mana saja yang dibutuhkan nantinya. Tetapi, seringnya kita menggaris bawahi sebuah kalimat dalam jumlah banyak, kamu pasti akan menjadi bingung nantinya. Kalau sudah seperti ini, kamu ya sama saja seperti tidak meringkas apapun pada buku yang sudah kamu garis bawahi tadi.


3. Tidak harus mencatat segala hal ketika kamu sedang belajar
Mencatat sebuah materi dalam kegiatan belajar memang sangatlah penting untuk membantu kamu dalam belajar. Akan tetapi, tidak semua yang kamu rasa penting harus dicatat, pastikan saja bahwa catatan yang kamu catat benar yang penting-penting saja. Tidak perlu detail, yang penting jelas saja.


4. Menghafal secara tekstual hanya akan membuat pikiranmu pusing
Kebanyakan pelajar akan mengira bahwa dengan menghafal akan memudahkan menguasai materi, namun kenyataannya kamu akan merasa pusing karena pola kamu menghafal masih secara tekstual. Pahami saja konsep yang ada, lalu bahasakan sendiri dengan kalimatmu sendiri. Ini akan membuatmu lebih mudahmengingat daripada menghapalkan satu per satu kata.